Tampilkan posting dengan label Fakta SBMPTN. Tampilkan semua posting

logo universitas, daya tampung

Kuota masing-masing universitas tidaklah sama. Universitas yang selama ini difavoritkan memberikan kuota yang cukup kecil untuk kalian tembus, jika dilihat dari sudut pandang peluang lawan kalian yang jumlahnya se-Indonesia saat hari-H. Bukti persaingan yang cukup ketat diperlihatkan ketika perjuangan dihari H. Klik disini untuk melihat peluang anda lolos SBMPTN tahun 2015 ini. Berikut merupakan kuota masing-masing universitas yang kami cari di beberapa sumber:

1. Institut Teknologi Bandung
Total daya tampung: 1.424 kursi
Total peminat 2013: 28.066 orang
2. Universitas Gajah Mada
Total daya tampung: 2.053 kursi
Total peminat 2013: 63.905 orang
3. Universitas Indonesia
Total daya tampung: 1.294
Total peminat 2013: 59.986 orang
4. Universitas Brawijaya
Total daya tampung: 3.583 kursi
Total peminat 2013: 68.315 orang
5. Universitas Sebelas Maret
Total daya tampung: 1.864 kursi
Total peminat 2013: 54.104 orang
6. Universitas Diponegoro
Total daya tampung: 2.194 kursi
Total peminat 2013: 54.619 orang
7. Universitas Padjadjaran
Total daya tampung: 1.625 kursi
Total peminat 2013: 73.557 orang
8. Institut Pertanian  Bogor
Total daya tampung: 875 kursi
Total peminat 2013: 27.433 orang
9. Universitas Airlangga
Total daya tampung: 1.722 kursi
Total peminat 2013: 30.163 orang
10.  Universitas Jenderal Soedirman
Total daya tampung: 988 kursi
Total peminat 2013: 29.834 orang
11.  Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Total daya tampung: 969 kursi
Total peminat 2013: 24.040 orang
Mengingat kuota tersebut sangat lah sedikit untuk kapasitas mahasiswa se-Indonesia, mungkin kalian dapat berpikir untuk kedua kalinya dalam memilih jurusan. Klik disini untuk melihat bagaimana cara memilih jurusan dengan baik.
Mungkin sekian yang dapat saya berikan, apabila masih terdapat kekurangan maupun info-info terkait SBMPTN, silahkan berkomentar di bawah ini. Semoga sukses SBMPTN 2015 untuk kalian semua!

Memilih Jurusan Kuliah Dapat Melalui Berbagai Macam Cara


kuliah, universitas


Dalam menentukan jurusan studi saat kuliah memang dapat ditentukan dengan berbagai macam cara. Kali ini kita mulai dari menentukan kualitas, biaya, pendapat dari para alumnas universitas, sampai dengan prospek ke depannya setelah lulus dari jurusan studi yang kalian pilih nanti. Sekarang ini sudah masuk era informasi, dimana kita sebagai pengguna di masyarakat dapat mencari informasi yang diharapkan dengan mudah melalui perkembangan teknologi. Kemudahan tersebut dapat kita gunakan untuk memilih jurusan studi yang akan ditentukan agar kalian tidak merasa salah mengambil jurusan studi.

Apa Yang Menjadi Faktor Penting Dalam Menentukkan Jurusan Kulliah?


Sebenarnya hal apa sajakah yang sebaiknya perlu untuk diketahui dalam rangka menetukan jurusan studi kuliah yang ideal bagi kalian? Nah, untuk menjawab hal tersebut, kali ini saya sudah membuat artikel mengenai 10 Cara Memilih Jurusan Kuliah Yang Tepat. Sebaiknya dibaca secara baik - baik dan diambil yang kalian rasa cukup penting karena menurut data tahun 2014, hanya 104.862 siswa yang berhasil (beruntung) untuk lolos SBMPTN tahun 2014, menyingkirkan teman-temannya se-Indonesia yang jumlahnya hingga 0,6 juta siswa.

10 Cara Memilih Jurusan Kuliah Yang Tepat


1. Kemampuan di Bidang Tersebut

Pastikanlah kalian memilih jurusan studi kuliah nanti di bidang yang kalian kuasai. Janganlah kalian mengambil resiko besar dalam jurusan hanya karena masalah gengsi dan hal - hal konyol lainnya. Jika dari awal kalian sudah kepayahan dalam hal tersebut maka kalian akan berakhir di 3 pilihan yaitu, kalau tidak mati muda, cepat tua, atau cepat botak! Yah namanya juga makan hati. Jika kalian memiliki keahlian dan minat di bidang teknologi jangan ragu untuk mengambil jurusan sistem informasi atau elektronik. Dengan memilih jurusan studi yang sesuai dengan kemampuan kalian, kalian tentu akan senang dalam menjalani hari - hari masa kuliah kalian. IP tinggi pun akan cenderung mudah didapat karena kalian memang memiliki kemampuan di bidang tersebut.

2. Ketertarikan dan Minat

Banyak sekali orang - orang yang mengambil jurusan studi kuliah didasarkan pada prospek kerja di masa depan oleh jurusan studi tersebut. Namun, kalian jangan lupa juga bahwa hal yang paling penting dan mendasar dalam menetukan pilihan jurusan studi kuliah adalah minat dan ketertarikan kalian terhadap bidang tersebut. Jika kalian memiliki ketertarikan akan bidang tersebut maka sepusing - pusingnya kalian, kalian tetap akan menikmatinya dan merasa senang sekaligus bangga. Dengan begitu maka penguasaan materi pun akan terasa mengalir, dan hasilya saat kalian sudah lulus, kalian akan menjadi lulusan yang menguasai teori bidang tersebut dengan baik. kompeten dalam implementasi praktek, siap bersaing secara global, serta memiliki minat ketertarikan yang besar akan bidang tersebut. Bukannya begitu?

3. Faktor Uang

Ini bisa jadi merupakan faktor yang tidak bisa kalian sangkal. Sebaiknya kalian harus perhitungkan masalah uang dalam memilih jurusan studi kuliah kalian. Kalian harus menghitung kira - kira apakah kalian sanggup dengan biaya kuliah di universitas tersebut. Terlebih lagi jika kalian memilih untuk kos, maka biaya hidup di kos tentu harus dipertimbangkan juga. Namun, kalain juga harus tahu bahwa faktor uang bukanlah segalanya! Jangan sampai karena faktor uang, lalu kalian menutup diri dari minat dan panggilan jiwa kalian terhadap jurusan studi tersebut. Kalian bisa mencari kemungkinan beasiswa dari jurusan yang akan kalian pilih tersebut. Uang dan ilmu, tetaplah lebih penting ilmu!

4. Komitmen

Ini juga sebaiknya kalian masukkan dalam aspek pertimbangan kalian dalam memilih jurusan studi kuliah kalian. Pertanyaan yang harus kalian jawab adalah seberapa jauhkah kalian berkomitmen untuk jurusan studi kuliah tersebut> Apa kalian yakin mau mengorbankan waktu kuliah kalian demi mempelajari ilmu tersebut? Apa kalian cukup sabar dalam menyelesaikan jurusan studi kuliah yang kalian pilih hingga memperoleh sarjana? Pastikanlah kalian akan selalu berkomitmen sebelum menentukkan jurusan.

dokter


5. Nilai-Nilai Yang Kalian Anut

Maksud dari nilai - nilai yang kalian adalah nilai - nilai yang berhubungan dengan sosial, kemanusiaan, dan religius. Mungkin istilahnya dalah panggilan jiwa. Mungkin saja kalian memiliki panggilan hidup untuk menolong anak - anak yang tergolong tidak mampu dan putus sekolah, maka tidak ada salahnya kalian mengambil jurusan untuk menjadi seorang guru. Jika kalian memimpikan peningkatan kualitas hutan di Indonesia, kalian bisa mengambil jurusan ilmu kehutanan. Atau mungkin kalian memiliki panggilan hidup untuk menolong sesama dalam rangka menolong nyawa orang sakit di daerah tidak mampu, kalian bisa mengambil jurusan kedokteran.

6. Waktu dan Aspek-Aspek Praktikal Lainnya

Setiap jurusan tentu saja memiliki rentang waktu yang berbeda - beda untuk menyelesaikan suatu studi. Misalnya saja jika kalian ingin menjadi seorang dokter, kalian diharuskan kuliah dan praktek setidaknya 5 tahun sebelum kalian dapat bekerja sebagai dokter sungguhan. Nah, faktor waktu ini dipertimbangkan juga dengan faktor usia kalia dan tentu saja dengan target - target kalian di masa depan nanti. Contohnya saja kapan kalian akan menikah. ataukah bekerja, hidup mapan, serta berbagai hal lainnya

7. Masukan Dari Orang Lain

Kalian bisa meminta pendapat dan masukkan dari orang lain mengenai jurusan studi kuliah yang nantinya akan kalian ambil. Mereka akan memberikan masukkan mengenai baik dan buruknya bidang studi kuliah tersebut. Mungkin saja orang yang kalian minta pendapatnya tersebut dapat melihat lebih jeli mengenai kelebihan - kelebihan yang kalian miliki dibandingkan dengan diri kalian sendiri. Cobalah untuk menyelaraskan pendapat tersebut dengan minat dan tujuan kalian.

8. Pertimbangan-Pertimbangan Spiritual dan Agama

Nilai spiritual dan agama tentu saja merupakan unsur dan faktor yang penting di dalam masyarakat di Indonesia. lalu apa hubungannya dengan memilih jurusan kuliah yang tepat? Begini, dalam kasus tertentu bisa saja jurusan yang hendak kalian ambil dengan kualitas yang terbaik berada di Universitas yang dinaungi oleh lembaga keagamaan yang berbeda dengan kepercayaam kalian. Ini bisa saja menimbulkan konflik batin dalam diri kalian. Dalam kasus tertentu bisa saja berakibat pada hubungan sosial masyarakat! Walaupun memang kemungkinannya kecil karena Indonesia memiliki toleransi beragama yang cukup.


9. Situasi Global Internasional, Nasional, dan Lokal

Kalian harus menyadari dimana masa kalian hidup saat ini. Bidang apakah yang sekiranya dibutuhkan saat zaman ini? Apa jurusan yang sekiranya akan menjanjikan prospek hidup nyaman? Pertimbangkan juga kalian ini hidup di negara mana? Kota mana? Contoh di negara Indonesia biasanya para pekerja IT kurang dihargai dan dituntut serba bisa! Sebaiknya kalian cari di forum - forum pengalamn - pengalaman orang - orang yang bekerja pada bidang yang kalian inginkan. Pandai - pandai memprediksi sekiranya jurusan apa yang nantinya akan dibutuhkan dan memberikan kontribusi vital.

10. Persiapkan Alternatif

Jika karena beberapa hal dan pertimbangan, akan mengakibatkan kalian tidak memasuki jurusan kuliah di Universitas tertentu. Kalian sebaiknya mempersiapkan alternatf atau rencana cadangan. Lihatlah kuota masuk universitas yang akan menjadi alternatif kalian di SBMPTN 2015. Mungkinkah kalian mengambil jurusan lain? Atau menunda kuliah tahun ini dan mencobanya di tahun berikutnya? Dengan adanya rencana alternatif maka kalian akan lebih percaya diri dan siap secara mental dalam membuka peluang yang pada awalnya tidak kalian sadari.

Mungkin sekian yang dapat saya berikan, apabila masih terdapat kekurangan maupun info-info terkait SBMPTN, silahkan berkomentar di bawah ini. Semoga sukses SBMPTN 2015 untuk kalian semua!
Sebanyak 104.862 siswa diterima Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2014, dari total 664.509 peserta yang mengikuti SBMPTN Sebanyak 104.862 siswa diterima Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2014, dari total 664.509 peserta yang mengikuti SBMPTN 2014


Ujian, SBMPTN




Nama-nama penerima SBMPTN tersebut diumumkan di laman resmi pengumuman.sbmptn.or.id, Rabu (16/7/2014) pukul 17.00 WIB. “Tahun ini peserta ada 664.509 orang. Peserta tahun ini naik sekitar 13.5% dari peserta tahun lalu,” kata Dirjen Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendikbud Djoko Santoso. Nah, untuk mencegah kalian masuk ke dalam kelompok yang kurang beruntung dalam (tidak lolos) dalam SBMPTN 2015, kalian harus tau bagaimana cara menghitung passing grade kalian dalam  simulasi SBMPTN, contohnya berupa try-out SBMPTN. Disamping itu, masing masing universitas telah membuat kuota tersendiri untuk jalur masuk SBMPTN tersebut. Daya tampung SBMPTN 2015 masing-masing universitas berbeda-beda.
Sosial Media Kami
KLIK TOMBOL PESAN DI BAWAH INI

Link Exchange

SBMPTN 2015
Copy this html to your blog
Diberdayakan oleh Blogger.

- Copyright © SBMPTN 2015 -SBMPTN 2015- Powered by Blogger - Designed by Admin -